Umroh Backpacker: Panduan Cara Mengurus Visa, Risiko, & Estimasi Biaya

Umroh Backpacker: Panduan Cara Mengurus Visa, Risiko, & Estimasi Biaya

Akhir-akhir ini mulai ramai muncul istilah umroh mandiri atau yang sering disebut umroh backpacker. Banyak calon jamaah mencari cara berangkat umroh dengan biaya lebih hemat tanpa harus ikut paket biro resmi. Konsep ini mirip gaya backpacking saat liburan: semua diatur sendiri, mulai dari tiket pesawat, hotel, transportasi, hingga pengurusan visa.

Bagi sebagian orang, Umroh backpacker ini terdengar menarik karena lebih fleksibel, lebih ekonomis, dan bisa menyesuaikan itinerary sesuai kebutuhan. Tapi, sebelum memutuskan, sangat penting bagi Digi Friends untuk memahami cara mengurus visa umroh backpacker, menghitung estimasi biaya umroh backpacker dengan realistis, dan tentu saja mempertimbangkan risiko yang mungkin muncul.

Baca Juga: Perlengkapan Umroh yang Wajib Kamu Bawa


Checklist Lengkap untuk Umroh Backpacker

Persiapan matang mengurangi risiko. Berikut checklist yang wajib disiapkan:

  • Paspor Asli dengan masa berlaku minimal 6 bulan.
  • KTP & Kartu Keluarga sebagai identitas pendukung.
  • Bukti vaksinasi (meningitis dan sesuai aturan terbaru, misalnya vaksin Covid-19).
  • Tiket Pesawat pulang-pergi yang sudah terbooking.
  • Tiket transport bus/kereta.
  • Reservasi hotel Mekkah dan Madinah yang terdaftar resmi pada platform NUSUK.
  • Asuransi perjalanan yang mencakup kesehatan.
  • Surat mahram untuk jamaah perempuan dengan usia dibawah 45 tahun.

Cara Mengurus Visa Umroh Backpacker

Langkah teknis pengurusan visa umroh (umroh backpacker):

  1. Siapkan semua dokumen (lihat checklist di atas). 
    • Cetak bukti tiket dan reservasi hotel bila diminta.
  2. Pilih provider/pihak pengajuan yang kompeten. 
    • Untuk visa umroh mandiri, umumnya jamaah menyerahkan dokumen ke provider atau agen yang membantu mengajukan permohonan ke otoritas Saudi (MOFA). Proses ini memerlukan pihak yang paham prosedur & terpercaya seperti Jasa Visa Digitravel.
  3. Provider mengajukan Aplikasi ke MOFA (Ministry of Foreign Affairs Saudi).
    • MOFA adalah konfirmasi resmi dari otoritas Saudi yang diperlukan sebelum visa dikeluarkan. Waktu tunggu MOFA dan visa bervariasi.
  4. Bayar biaya visa & tunggu proses. 
    • Setelah MOFA approved, visa akan diterbitkan (ada juga mekanisme e-visa/stiker sesuai kebijakan saat itu). Waktu proses rata-rata 7–14 hari kerja, tergantung kelengkapan dokumen dan kecepatan provider.
  5. Terima visa & verifikasi data. 
    • Visa akan dikirim ke WhatsApp/email kamu setelah disetujui pihak berwenang Saudi. Simpan dokumen dengan baik dengan mengunduh pada ponsel & komputer.
  6. Konfirmasi & Persiapan Keberangkatan
    • Pastikan semua dokumen (e-Visa, tiket, hotel, asuransi) sudah lengkap. Jika Digitravel menyediakan bantuan lanjutan (mis. Siskopatuh atau pengecekan akhir), gunakan layanan tersebut agar keberangkatan lebih aman.

Penting: walaupun “mandiri”, pengajuan visa umroh praktis hampir selalu butuh keterlibatan provider yang memahami MOFA dan prosedur imigrasi Saudi, bukan berarti harus pakai paket umroh penuh, tetapi butuh agen/pihak yang bisa mengurus dokumen formal.

Baca Juga : List Jasa Visa Digitravel.


Resiko Umroh Backpacker & Cara Mitigasinya

Umroh backpacker menawarkan berbagai benefit dari kebebasan selama umroh & biaya yang lebih terjangkau. Tetapi ada risiko nyata yang harus dipertimbangkan:

  1. Penipuan & agen tidak bertanggung jawab
    Risiko booking palsu, penjualan dokumen semu, atau provider yang tak mengurus MOFA. Mitigasi: verifikasi review, minta bukti MOFA/pembuatan visa, bayar dengan metode yang memberi bukti transaksi, gunakan agen yang jelas profilnya seperti Digitravel.
  2. Masalah administrasi saat kedatangan
    Visa atau dokumen tak cocok bisa berujung ditolak masuk atau deportasi. Digifriends perlu untuk cek ulang detail visa, bawa dokumen pendukung (hotel, tiket pp, asuransi), simpan salinan dan kontak kedutaan.
  3. Kesulitan logistik & kesehatan
    Tanpa pendamping, berisiko tersesat, salah transport, atau kesulitan saat kondisi darurat kesehatan. Sebagai mitigasi siapkan asuransi, nomor rumah sakit setempat, dan rencana transport alternatif (Haramain train, taksi resmi).
  4. Kehilangan dokumen / dompet
    Dapat menjadi issue yang sangat berbahaya dalam perjalanan. Sebelum berangkat Digifriends dapat scan semua dokumen, simpan digital, dan pisahkan uang/tanda pengenal di beberapa tempat.

Secara ringkas: umroh backpacker bisa lebih murah, tetapi dengan resiko yang lebih banyak. Pastikan perjalanmu 


Estimasi Biaya Umroh Backpacker

Berikut estimasi realistis untuk perjalanan 10 hari (angka dalam Rupiah; kurs & harga bisa berubah). Sumber referensi: Liputan6 & Media Indonesia

KomponenEstimasi (Rp) per orang
Tiket pesawat PP (ekonomi)15.000.000 – 25.000.000
Visa umroh~ 1.100.000
Akomodasi 10 malam (budget → mid)3.000.000 – 7.000.000
Makan & kebutuhan lokal (10 hari)5.000.000 – 10.000.000
Transport lokal (kereta/taksi)500.000 – 1.500.000
Asuransi perjalanan500.000
Vaksin (kartu kuning)~ 300.000
Cadangan / tak terduga1.000.000 – 3.000.000
Total estimasiRp 26.400.000 – Rp 48.400.000

Tips Hemat & Aman untuk Umroh Backpacker

  • Booking tiket jauh hari & cek alternatif rute (transit murah kadang signifikan mengurangi total).
  • Pilih akomodasi yang dekat transportasi publik (Haramain train) dan cek jarak ke Masjidil Haram / Masjid Nabawi untuk hemat waktu & biaya.
  • Gunakan eSIM / SIM lokal agar komunikasi tetap aman (opsi eSIM bisa dibeli sebelum berangkat).
  • Buat grup kecil: beberapa biaya (transfer, taksi) bisa dibagi.
  • Scan & backup dokumen: simpan di email + cloud.
  • Ambil asuransi yang mencakup evakuasi & rawat inap internasional.

Rekomendasi Jasa Pembuatan Visa – DIGITRAVEL

Banyak calon jamaah yang sebenarnya ingin mencoba umroh backpacker, tetapi mundur karena membayangkan proses pengurusan visa yang rumit. Kalau kamu pakai DIGITRAVEL, semuanya bisa jadi super mudah.

Kenapa DIGITRAVEL bisa jadi pilihan tepat?

  • Proses 100% online – tinggal kirim dokumen, tanpa repot datang ke kantor.
  • Aman & terpercaya – sudah membantu banyak jamaah sukses berangkat.
  • Tingkat approval tinggi – hampir 99% pengajuan visa disetujui.
  • Didukung tim ahli – siap bantu kalau ada kendala atau pertanyaan.
  • Biaya transparan – tanpa biaya tambahan tersembunyi.

Jadi, kalau kamu sudah siap memulai perjalanan umroh mandiri, percayakan urusan visa ke DIGITRAVEL. Proses cepat, aman, dan kamu bisa fokus mempersiapkan hati untuk beribadah.

DIGITRAVEL Punya Website Baru!