Biaya Haji Turun: Ongkos Haji 2026 Jadi Lebih Terjangkau dengan Layanan Premium

Biaya Haji Turun: Ongkos Haji 2026 Jadi Lebih Terjangkau dengan Layanan Premium

Ongkos Haji Turun

Pelaksanaan ibadah haji merupakan momen sakral yang ditunggu banyak umat Islam di Indonesia. Berita menggembirakan datang bagi calon jemaah untuk tahun 2026, ongkos yang harus Anda persiapkan untuk berhaji mengalami penurunan. Mari kita ulas bersama detailnya.


1. Penurunan Biaya Haji

Berdasarkan keputusan resmi antara Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia (Kemenhaj) dan Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), berikut rincian utama:

  • Dilansir dari DPR, Total Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) untuk tahun 2026 ditetapkan sebesar Rp 87.409.365 per jemaah reguler.
  • Dari angka tersebut, bagian yang dibayar langsung oleh calon jemaah, Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) berjumlah sekitar Rp 54.193.806.
  • Penurunan dibanding tahun sebelumnya: untuk BPIH turun dari Rp 89.410.000 menjadi Rp 87.409.365 (2 juta lebih rendah) dan Bipih juga turun sekitar Rp 1–1,2 juta.

Dapat dikatakan bahwa “biaya haji turun” dan “ongkos haji turun” itu benar.


2. Mengapa Biaya Haji Bisa Turun?

Penurunan ini bukan berarti kualitas layanan dikorbankan. Ada sejumlah faktor yang membuat biaya bisa diturunkan — dan juga tantangan yang tetap harus diperhatikan.

A. Faktor yang mendukung penurunan

  • Efisiensi yang dilakukan oleh Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) dalam pengelolaan dana haji serta penggunaan nilai manfaat.
  • Dukungan legislatif dan komitmen DPR RI yang mengarahkan agar beban calon jemaah tidak membengkak. Contoh: pernyataan dari Hidayat Nur Wahid bahwa penurunan ini “bukti pengelolaan berbasis keadilan”.
  • Mengenali bahwa biaya haji sebelumnya sudah mengalami lonjakan signifikan (contoh tahun 2022) sehingga ada ruang koreksi. 

B. Faktor yang tetap menjadi tantangan

  • Biaya di Arab Saudi (akomodasi, transportasi, konsumsi) masih mengalami tekanan inflasi dan perubahan kurs mata uang asing.
  • Durasi tinggal dan layanan yang diberikan jemaah semakin kompleks dan menuntut kualitas, harus tetap dijaga agar pelayanan tidak menurun.

Jadi, meskipun ongkos haji turun, tetap penting kita memahami bahwa angka ini adalah hasil kompromi antara aksesibilitas dan kualitas layanan.


3. Apa yang Didapat dengan Biaya Haji 2026?

Dengan biaya Rp 87,4 juta, calon jemaah bukan sekadar membayar kursi keberangkatan, mereka juga mendapatkan rangkaian layanan yang menyeluruh. Beberapa yang dijanjikan antara lain:

  • Perjalanan haji reguler dengan durasi sekitar 41 hari di Tanah Suci.
  • Akomodasi di Madinah dan Mekkah serta transportasi lokal yang sudah diatur.
  • Pelayanan lengkap di Arafah, Muzdalifah, Mina, termasuk makan-minum, prasarana embarkasi/debarkasi.
  • Perlindungan jemaah serta integrasi administratif melalui sistem resmi (sekali Anda membayar dan melunasi, maka proses keberangkatan akan dipastikan berjalan dengan mekanisme yang telah disepakati). 

Dengan kata lain, “biaya haji turun” bukan berarti “layanan turun”,  justru targetnya adalah tetap mempertahankan atau bahkan meningkatkan kualitas dengan beban yang lebih ringan bagi jemaah.


4. Tips untuk Calon Jemaah: Persiapkan Wisely!

Sebagai calon jemaah yang cerdas — berikut beberapa tips agar Anda bisa merencanakan keberangkatan dengan lebih matang:

  • Mulailah tabungan haji sedini mungkin — idealnya alokasikan sebagian pendapatan tetap untuk Tabungan Haji.
  • Pastikan persyaratan administrasi terpenuhi, mulai dari nomor porsi, KTP/Kartu Keluarga, hingga paspor — karena pelunasan menjadi salah satu syarat sebelum keberangkatan. 
  • Ikuti jadwal pelunasan yang telah ditetapkan pemerintah: untuk haji reguler dan khusus. Pelunasan untuk reguler tahap pertama mulai 19 November 2025.
  • Pastikan Anda memahami bahwa sekalipun biaya turun, tekanan makro seperti kurs mata uang atau biaya layanan di Arab Saudi bisa berubah, jadi persiapkan margin ekstra.
    Pilih instansi atau travel yang resmi dan terverifikasi, agar Anda tidak terjebak dengan janji-janji yang tidak jelas.

5. Rekomendasi Internet Selama di Tanah Suci

Selama Ibadah Haji, tentunya anda membutuhkan sinyal terbaik agar koneksi dengan keluarga tetap terjaga. Karena itu kamu harus coba pakai eSIM Saudi dari UMRA by DIGITRAVEL.

Kenapa pakai eSIM Saudi UMRA?

  • Sinyal 5G
  • Bebas Tethering Tanpa Biaya Tambahan
  • Tanpa Registrasi
  • Cukup scan, langsung connect

Cobain eSIM Saudi by UMRA sekarang

DIGITRAVEL Punya Website Baru!