Siapa sih yang nggak punya mimpi buat keliling Eropa? Bayangin deh, minum kopi di pinggir jalan Paris, naik gondola di Venesia, atau main salju di Swiss. Duh, rasanya pengen langsung packing sekarang juga!
Tapi, sabar dulu. Sebelum kamu sibuk milih outfit buat foto OOTD di sana, ada satu hal penting yang wajib kamu urus: Visa Schengen. Banyak yang bilang ngurus visa ini ribet dan bikin deg-degan. Padahal sebenarnya nggak serem itu kok, asalkan kamu paham persyaratan Visa Schengen dan dokumen kamu lengkap.
Biar kamu nggak bingung, aku udah rangkumin semua infonya buat kamu. Yuk, simak!
Apa Itu Visa Schengen?
Secara sederhana, Visa Schengen adalah izin masuk yang memungkinkan Kamu berkunjung ke 29 negara di kawasan Eropa (Schengen Area) hanya dengan satu visa saja.
Dengan visa ini, Kamu bisa berkeliling dari Belanda, masuk ke Jerman, lalu lanjut ke Prancis tanpa perlu melewati pemeriksaan imigrasi lagi di setiap perbatasan negara tersebut. Masa tinggal umumnya adalah maksimal 90 hari dalam periode 180 hari.
Ke Kedutaan Mana Kamu Harus Mengajukan?
Sebelum masuk ke persyaratan dokumen, pahami dulu aturannya. Kamu tidak bisa sembarangan memilih kedutaan. Kamu harus mengajukan visa ke kedutaan negara yang menjadi:
- Tujuan Utama: Negara tempat Kamu akan menghabiskan waktu paling lama.
- Pintu Masuk Pertama: Jika durasi tinggal di setiap negara sama rata, ajukan ke negara tempat Kamu pertama kali mendarat.
Contoh: Jika Anda mendarat di Belanda (2 hari) lalu ke Prancis (5 hari), Anda wajib mengajukan visa ke Kedutaan Prancis (via TLScontact atau VFS Global, tergantung kebijakan negara tersebut).
Persyaratan Visa Schengen
Nah, masuk ke bagian yang paling sering bikin deg-degan: persyaratan Visa Schengen. Tenang, aslinya nggak serumit kelihatannya kok. Yang penting, lengkap dan konsisten. Berikut dokumen wajibnya:
- Paspor: Berlaku minimal 6 bulan.
- Formulir pengajuan visa: Diisi lengkap dan ditandatangani.
- Foto terbaru terbaru sesuai dengan ketentuan pernegera.
- Asuransi perjalanan dengan minimal medical coverage sebesar €30.000.
- Bukti keuangan dari rekening koran selama 3 bulan terakhir.
- Tiket pesawat & reservasi hotel Untuk membuktikan rencana perjalanan.
- Dokumen pekerjaan/pendidikan/usaha Surat kerja, slip gaji, surat sponsor, atau surat usaha.
- Dokumen tambahan seperti akta kelahiran, KK, atau surat nikah (jika diminta).
Cara Apply Visa Schengen
- Tentukan Negara Utama
Pilih negara Schengen yang akan menjadi tujuan utama perjalananmu, yaitu negara tempat kamu akan tinggal paling lama. Jika durasi di beberapa negara sama, pilih negara tempat masuk pertama kali. - Persiapkan Dokumen
- Paspor dengan masa berlaku yang cukup (minimal masih minimal 6 bulan setelah rencana keberangkatan, tergantung kedutaan)
- Formulir aplikasi visa yang sudah diisi dan ditandatangani
- Pas foto sesuai standar (latar terang, ukuran paspor)
- Itinerary atau rencana perjalanan
- Bukti akomodasi (hotel, undangan, dsb)
- Asuransi perjalanan dengan pertanggungan medis minimal €30.000
- Bukti keuangan (rekening koran, slip gaji, dsb)
- Atur Jadwal Pengajuan (Appointment)
Buat janji temu di kedutaan, konsulat, atau pusat aplikasi visa (seperti VFS Global, TLScontact, BLS) melalui website resmi mereka. - Bayar Biaya Visa
Biaya visa dibayar saat mengajukan permohonan. Biaya bisa berbeda tergantung jenis visa dan usia pemohon. - Datang ke Janji Temu
Pada hari appointment, kamu membawa semua dokumen dan akan menjalani proses biometrik (sidik jari + foto) jika diperlukan. Terkadang juga ada wawancara singkat. - Tunggu Proses Permohonan
Waktu pemrosesan biasanya sekitar 15 hari kerja, tetapi bisa lebih lama jika kedutaan melakukan pemeriksaan tambahan (misalnya hingga 30–45 hari). - Ambil Paspor dan Visa
Setelah permohonan disetujui, kamu bisa mengambil paspor di pusat aplikasi visa atau menggunakan layanan pengiriman (jika tersedia).
Gimana Alurnya?
Kalau dokumen udah siap, gini langkah selanjutnya:
- Bikin Janji Temu: Daftar online di VFS Global atau TLScontact (sesuai negara tujuan).
- Datang Tepat Waktu: Bawa semua dokumen asli dan fotokopi pas hari H. Jangan telat!
- Rekam Biometrik: Nanti sidik jari dan foto wajah kamu bakal diambil.
- Bayar Biaya Visa: Siapin uang buat bayar visa dan biaya adminnya.
- Tunggu Deh: Normalnya sih prosesnya 15 hari kerja. Tapi kalau lagi musim liburan bisa lebih lama.
Tips Biar Visa Kamu Lolos
- Jangan Mepet: Uruslah visa jauh-jauh hari, minimal 1-2 bulan sebelum berangkat.
- Jujur Itu Penting: Jangan sekali-kali memalsukan dokumen. Kedutaan pinter banget ngeceknya.
- Itinerary Masuk Akal: Rencana perjalanan kamu harus logis dan sesuai sama bukti hotel yang kamu lampirin.
Gimana? Ternyata persyaratan Visa Schengen nggak serem-serem amat kan kalau udah tahu detailnya? Yang penting teliti dan ikutin aturannya.
Buat kamu yang mau berangkat liburan ke Eropa, jangan lupa untuk siapin eSIM Eropa dari DIGITRAVEL.
Kenapa sih harus pakai Digitravel?
- Sinyal 5G & Bebas Tethering
- Anti Blokir, Bebas Akses Semua Sosmed
- Lebih Murah dari Roaming
Yuk, mulai cicil siapin dokumennya dari sekarang. Semoga visanya tembus dan mimpi liburan ke Eropa kamu jadi kenyataan ya. Safe travels!